Beatrice Geraldine Limbong Pelajar Putri Terbaik Kabupaten Berau, Wakili Kaltim Bersaing di Seleksi Paskibraka Nasional
Wakil Bupati Berau, Gamalis, menemui langsung Beatrice Geraldine Limbong, siswi kelas X SMAN 2 Berau untuk memberikan dukungan dan motivasi. (foto: sep/fn)
POSKOTAKALTIMNEWS,
BERAU : Sebuah kebanggaan besar kembali lahir dari
Kabupaten Berau. Di tengah ketatnya persaingan seleksi Pasukan Pengibar Bendera
Pusaka (Paskibraka), Beatrice Geraldine Limbong, siswi kelas X SMAN 2 Berau,
berhasil menembus tahapan seleksi calon Paskibraka tingkat nasional mewakili
Kalimantan Timur.
Capaian tersebut
tidak hanya menjadi prestasi pribadi bagi remaja 16 tahun itu, tetapi juga
membawa harapan besar masyarakat Berau agar putra-putri daerah mampu tampil dan
bersaing di panggung nasional, bahkan berpeluang mengibarkan Sang Saka Merah
Putih di Istana Negara pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Atas prestasi
tersebut, Wakil Bupati Berau, Gamalis, turun langsung memberikan dukungan dan
motivasi kepada Beatrice saat berkunjung ke SMAN 2 Berau, baru-baru ini.
Dalam pertemuan itu,
Gamalis menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Beatrice yang dinilai menjadi
kebanggaan bagi Kabupaten Berau. Menurutnya, tidak semua daerah mampu
mengirimkan wakil hingga tahapan seleksi nasional yang dikenal memiliki
persaingan sangat ketat.
“Ini merupakan
kebanggaan bagi Kabupaten Berau. Tidak semua daerah memiliki wakil yang mampu
menembus tahapan seleksi nasional. Karena itu saya berharap Beatrice dapat
mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya, menjaga kesehatan, memperkuat mental,
dan tetap percaya diri dalam setiap tahapan seleksi,” ujarnya.
Gamalis menilai,
keberhasilan menembus seleksi nasional membuktikan bahwa generasi muda Berau
memiliki kualitas dan kemampuan untuk bersaing dengan peserta terbaik dari
seluruh Indonesia. Menurutnya, kesiapan mental menjadi faktor penting selain
kemampuan fisik. Sebab, seluruh peserta yang lolos ke tingkat nasional
merupakan hasil seleksi terbaik dari masing-masing Provinsi.
“Fisik tentu penting,
tetapi mental juga harus benar-benar siap. Tunjukkan kemampuan terbaik dan
jangan minder. Bawa nama Berau dengan bangga serta tunjukkan bahwa generasi
muda daerah kita mampu bersaing di tingkat nasional,” pesannya.
Perjalanan Beatrice
menuju seleksi nasional tidak diraih secara instan. Ketua Purna Paskibraka
Indonesia (PPI) Berau, Desmus Ersya, menjelaskan bahwa proses seleksi telah
dilakukan secara berjenjang dan ketat sejak tingkat Kabupaten hingga Provinsi.
Dari tiga peserta
yang dikirim Berau ke tingkat Provinsi, Beatrice berhasil menjadi satu-satunya
wakil putri yang lolos dan mendapat kesempatan mengikuti seleksi nasional di
Jakarta.
“Dari tiga peserta
yang dikirim ke tingkat Provinsi, Beatrice berhasil menjadi satu-satunya wakil
putri Berau yang terpilih mengikuti seleksi calon Paskibraka nasional,”
jelasnya.
Seleksi tingkat
nasional dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Juni 2026 di Cibubur,
Jakarta. Selama lima hari, peserta akan menjalani berbagai tahapan penilaian
mulai dari tes kesehatan, kebugaran fisik, psikotes, hingga wawasan kebangsaan.
Desmus menyebut,
secara fisik Beatrice sudah cukup siap menghadapi tahapan tersebut. Namun,
pembinaan mental dan penguatan pengetahuan umum terus dilakukan agar mampu
tampil maksimal saat seleksi berlangsung. Selain kemampuan fisik dan disiplin,
peserta juga diwajibkan memahami berbagai informasi tentang daerah asalnya,
termasuk Kalimantan Timur dan Kabupaten Berau, sebagai bagian dari materi
penilaian nasional.
“Fisik sudah
dipersiapkan. Tinggal menjaga kondisi dan memperkuat mental. Pengetahuan umum,
khususnya tentang Kalimantan Timur dan Kabupaten Berau, juga terus kami
tingkatkan,” katanya.
Sementara itu,
Beatrice mengaku bersyukur dan bangga bisa membawa nama Berau serta Kalimantan
Timur hingga ke tahapan seleksi nasional. Dukungan dari keluarga, sekolah,
pemerintah daerah, hingga PPI Berau menjadi motivasi besar baginya untuk
memberikan hasil terbaik.
Ia berharap dapat
melewati seluruh tahapan seleksi dengan baik dan mengharumkan nama daerah di
tingkat nasional. Pada seleksi akhir nanti, hanya akan dipilih satu pasang
putra dan putri terbaik dari seluruh Indonesia untuk bertugas sebagai
Paskibraka Nasional di Jakarta. Hasil seleksi dijadwalkan diumumkan secara
daring oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) pada awal Juli 2026.
(sep/FN/Advertorial)